ยท. waktu baca 3 menit. 0. Orang-orang menghadiri upacara penyalaan pohon Natal di Athena, Yunani, Kamis (1/2/2022). Foto: Louiza Vradi/Reuters. ADVERTISEMENT. Sebentar lagi umat Kristiani akan merayakan Natal yang jatuh pada 25 Desember. Namun, tahukah kamu bahwa kelahiran Yesus Kristus tidak diketahui dengan pasti? "Kami tetap merayakan Natal. Kami merayakan Natal kadang-kadang bisa setiap hari di rumah-rumah atau juga pada waktu Perjamuan Kudus. Itulah perayaan Natal kami. Perjamuan Kudus itu adalah ketika kita mengingat kelahiran, kehidupan, dan kematian Yesus Kristus," tegas Pastor Yoan. Lucius Sumarlin, Surabaya. Pertama, sudah sejak awal berdirinya Gereja, selalu ada masa persiapan untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus di Betlehem. Masa persiapan ini disebut masa Adven (artinya kedatangan). Itu persiapan bidang liturgis maupun penghayatan rohani pribadi. Sasaran itu dijadikan dua, yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Babi hutan. Kristen Advent memang sedikit berbeda dengan kekristenan yang mainstream, yang umumnya cukup kita kenal. Selain memiliki ajaran untuk beribadah setiap hari Sabtu dan bukan Minggu, mereka juga memiliki ajaran untuk berpantangan terhadap jenis makanan tertentu. Sementara itu, menurut situs Bersamakristus.org, jemaat Gereja Kristen Advent tidak merayakan Natal pada 25 Desember dikarenakan tidak diwajibkan dalam Alkitab. Umat Advent hanya menganggap mereka tak harus merayakannya, dan mereka hanya mengenal satu hari suci, yakni Hari Sabat. Di Gereja Katolik dan Protestan pada malam Natal hingga keesokan harinya 25 Desember dipenuhi jemaat untuk kebaktian Natal. Namun, di Gereja Advent malah tutup. Tidak ada kegiatan apapun terkait perayaan Natal. General Conference Gereja Advent Masehi Hari Ketujuh DR HI Misa, mengatakan Gereja Advent percaya akan kelahiran Yesus. Namun bukan l0JgiYx.